Diarsipkan di bawah: Uncategorized

Hampir 30 tahun bermusik dengan 15 album dan puluhan dokumentasi rekaman lainnya, Bad Religion tetap layak menjadi sebuah anthem tersendiri dari generasi manapun. New Maps of Hell adalah puncak karya mereka sampai sejauh ini.
Pasangan legendaris Greg Graffin dan Bret Gurewitz semakin menggila setelah reuni mereka di album The Process of Belief. Lirik – lirik yang semakin cerdas dengan kosakata yang memaksa saya untuk membuka kamus (karena Greg adalah seorang profesor biologi sekarang) dan balutan musik punk rock klasik dengan komposisi yang sangat matang (hey, tuan Bret adalah pemilik dan produser label Epitaph!).
Mendengarkan New Maps of Hell mengingatkan saya pada album Suffer yang legendaris. Drum yang cepat, distorsi gitar dan melodinya, serta – favorit saya – koor ala Bad Religion yang membahana dengan gagah. Musik yang ditawarkan sangat segar sekaligus klasik. Beat monoton? Hey, justru itu yang saya maksud dengan klasik! Cukup lelah menghitung beat dari band baru akhir – akhir ini. Harmonisasi gitarnya, walaupun terdengar sederhana, sebenarnya sangat rapih dan kompleks. Satu chord sekalipun sebenarnya adalah harmonisasi tiga gitar yang dipadukan (yup, Bad Religion punya 3 gitaris sekarang, ingat?).
Dibuka dengan 52 seconds, sebuah intro anthemic yang langsung membawa kita ke sebuah GOR panas sesak untuk moshing, lalu menyambung kepada Heroes and Martyr yang sing-along-able. Track – track gagah berikutnya yaitu New Dark Ages, sebuah kritik terhadap keadaan sosial sekarang. Nomor pelan dilantunkan dengan emosional tanpa harus menjadi mellow, Think Before You Die dan – favorit saya – Honest Goodbye. Kembali menghentak dengan Scrutiny sampai akhirnya ditutup dengan entah bayangan akan masa depan atau sebuah metafor terhadap peperangan, Field of Mars, dengan intro piano yang sangat Beatles-ish. Puas dihajar! Luar biasa mengingat usia om – om ini sekitar 40 tahun-an. Album ini layak dikoleksi!
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>










Ya, band punk yang saya kenal hanya satu,”Bad Religion”. Saya selalu bermimpi Bad Religion tampil di Indonesia. Saya punya beberapa koleksi mp3 dari albun pertama “How Could Be Any Worse” sampai yang terakhir “New Maps Of Hell”. Juga beberapa single sang vokalis, Greg Graffin.
Komentar oleh Mugi Gurewitz Februari 19, 2008 @ 9:17 amI Love Bad Religion
Mugi Gurewitz?? Hoho saya bisa membayangkan betapa dalam cintamu, teman
Ide bagus,, ayo kita hujani Bad Religion dengan e-mail yang berisi permintaan konser dari Indonesia. Wow, koleksimu lengkap sekali. Kalau kamu tinggal di bandung kapan-kapan saya mau ngopi dunx heheh
Komentar oleh thesuicideproject Februari 19, 2008 @ 2:02 pmkurang promosi nih band
Komentar oleh LinkinFire Maret 18, 2008 @ 11:09 amtemen-temen aku pada g tau nih band
padahal banyak yang suka musik genre ini
Album Bad Religion pertama aku adalah All Ages. Dan langsung jatuh cinta dan langsung gila-gilaan lengkapin lagu-lagu lainnya!! Sampai sekarang aku masih dengar lagu-lagu mereka, New Maps Of Hell? HELL YEAHH!!!
Komentar oleh XyosiX Maret 29, 2008 @ 3:34 amKetika show di Milano, Fat Mike NOFX bilang kalau bad Religion adalah band punk nomer satu di dunia saat ini. Nomer dua siapa saya kurang jelas dengernya, trus yang ketiga baru NOFX. Bukan karena NOFX lebih muda tiga tahun daripada BR tapi karena BR bisa menunjukan eksistensinya dan salah satu nilai tambah mereka adalah lirik-lirik yang “berat,” bukan daily English. Pak Graffin dan Pak Gurewitz menulis lirik kayak menulis essay dengan rima yang beraturan. Bandingkan dengan kebanyakan band-band “punk” yang baru-baru ini, mereka lebih cenderung menggunakan daily English di lirik-lirik mereka.
Tak lekang oleh waktu, Bad Religion juga tak lekang oleh hegemoni kapitalisme yang menuntut hilangnya idealisme. Itu karena Pak Graffin sering bilang ke personil BR lainnya bahwa musik jangan untuk hidup, tapi musik hanya untuk sekedar intermezzo. Mungkin benar karena Pak Graffin adalah dosen di UCLA california University. Namun, tidak dengan Pak Gurawitz, karena dia pemilik Epitaph, jadi mungkin yang total untuk musik for earning a living is the only himself.
Salute buat Pak Graffin yang belum lama ini dapet penghargaan kehormatan dari Harvard University (kampus saya suatu hari nanti…
).
Best Regards
Irfan Melodic
Komentar oleh Irfan Melodic September 26, 2008 @ 8:04 amMelodramatic Mind
waktu gua di smu Muhamadiyyah 18 sktr thn 1994 Gua dulu ngefans berat sama BR(istilah gua),Gua sempet punya dari album No Control<Suffer,Generator,Againg the graint,receipe for hate,dll,tapi sekarang gua ngefans sama nabi Muhammad.cuma itu aja dech
Komentar oleh rifqi Desember 23, 2008 @ 10:39 amLagu Do What You Want ( yang ada di kompilasi Punk O’ Rama ) yang membuat saya tertarik dengan Bad Religion. Kapan ya Bad Religion bisa ke Indonesia. SALAM KENAL,Go to hell w/ superman n’ die like champion yaheeee…..
Komentar oleh mank Januari 20, 2009 @ 9:03 amSaya sangat suka dgn lirik lagu mereka yg kritis tapi sesuai dengan keadaan yg ada jarang ada band yg membuat lirik yg bagus seperti mereka terutama yg berhubungan dgn kritik sosial & politik.
Komentar oleh rahmat supriyadi Juli 19, 2009 @ 2:50 pm…and I want conquer the world give all the idiot of brand new religion….
Yes Bad Religion is King of Hard core Band